Muhammad Fahri, MP*)
Perkembangan kesadaran masyarakat terhadap keutamaan derajat kesehatan makin meningkat seiring dengan meningkatnya taraf hidup dan pendapatannya. Keadaan ini mendorong kebiasaan masyarakat untuk semakin selektif dalam mengkonsumsi produk-produk yang memberikan dampak pada kondisi kesehatan. Peralihan pola konsumsi semakin mengarah pada meningkatnya permintaan produk yang memiliki nilai gizi (nutrisi) tinggi dan harga terjangkau serta dihasilkan dari lingkungan yang ramah lingkungan.
Ide Bisnis dan Produk
Produk pangan yang dihasilkan dari lingkungan laut (sea food basic) kian menempati ruang penerimaan konsumen yang semakin luas. Seiring dengan manfaat dan dampak produk-produk pangan hasil laut memiliki kandungan yang mendukung bagi kesehatan yang lebih baik. Jenis hasil laut yang terus mengalami peningkatan permintaan salah satunya yaitu : rumput laut (sea grass).
Rumput laut memiliki banyak manfaat kegunaan dan kandungan nutrisi sehingga menjadi komoditas penting bagi berbagai produk olahan. Kandungan rumput laut umumnya adalah mineral esensial (besi, iodin, aluminum, mangan, calsium, nitrogen dapat larut, phosphor, sulfur, chlor. silicon, rubidium, strontium, barium, titanium, cobalt, boron, copper, kalium, dan unsur-unsur lainnya), asam nukleat, asam amino, protein, mineral, trace elements, tepung, gula dan vitamin A, D, C, D E, dan K.
Manfaat rumput telah digunakan diberbagai industry, yaitu Sebagai Bahan obat-obatan (anticoagulant, antibiotics, antihehmethes, antihypertensive agent, pengurang cholesterol, dilatory agent, dan insektisida. Karena kandungan gizinya yang tinggi, maka mampu meningkatkan sistem kerja hormonal, limfatik, dan juga saraf. Meningkatkan fungsi pertahanan tubuh, memperbaiki sistem kerja jantung dan peredaran darah, serta sistem pencernaan. Sebagai Obat tradisional untuk batuk, asma, bronkhitis, TBC, cacingan, sakit perut, demam, rematik, bahkan dipercaya dapat meningkatkan daya seksual. Kandungan yodiumnya diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit gondok. Kandungan klorofil rumput laut bersifat antikarsinogenik, kandungan serat, selenium dan seng yang tinggi pada rumput laut dapat mereduksi estrogen. Disinyalir level estrogen yang terlalu tinggi dapat mendorong timbulnya kanker, sehingga konsumsi rumput laut memperkecil resiko kanker bahkan mengobatinya.
Kandungan vitamin C dan antioksidan rumut laut dapat melawan radikal bebas. Kaya akan kandungan serat yang dapat mencegah kanker usus besar, melancarkan pencernaan, meningkatkan kadar air dalam feses. Membantu metabolisme lemak, sehingga menurunkan kadar kolesterol darah dan gula darah. Rumput laut juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar dan gangguan pencernaan lainnya. Dapat membantu penyerapan kelebihan garam pada tubuh. Baik untuk diet, mengurangi resiko obesitas, serat pada rumput laut bersifat mengenyangkan dan kandungan karbohidratnya sukar dicerna sehingga akan menyebabkan rasa kenyang lebih lama. Anti oksidan yang berperan dalam penyembuhan dan peremajaan kulit. Vitamin A (beta carotene) dan vitamin C nya bekerja dalam memelihara kolagen, sedangkan kandungan protein dari rumput laut penting untuk membentuk jaringan baru pada kulit. Sehingga Mencegah penuaan dini. Mengandung kalsium sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan dengan susu, sehingga rumput laut sangat tepat dikonsumsi untuk mengurangi dan mencegah gejala osteoporosis.